EFEK HETEROSIS DARI HIBRIDA IKAN LELE UNGGUL DI NUSA TENGGARA BARAT

EFEK HETEROSIS DARI HIBRIDA IKAN LELE UNGGUL DI NUSA TENGGARA BARAT

Authors

  • Estu Nugroho Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya
  • Sabara Putra Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat
  • Mohammad Ali Syahdan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat
  • Lalu Mayadi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat
  • Sigit Budileksono Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat
  • Zulkifli Zulkifli Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat

DOI:

https://doi.org/10.15578/jra.10.1.2015.33-40

Keywords:

hibrida lele, Nusa Tenggara Barat, heterosis

Abstract

Evaluasi keragaan ikan lele hibrida dari hasil persilangan antara Masamo (M), Sangkuriang (S), dan Paiton (P) telah dilakukan untuk mendapatkan benih unggul ikan lele untuk budidaya di daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Persilangan secara resiprokal telah dilakukan dengan menggunakan tiga strain ikan lele yaitu Masamo, Sangkuriang, dan Paiton masing-masing dengan empat ulangan. Pemijahan dilakukan secara alami dengan bantuan suntikan ovaprim. Nilai heterosis tertinggi pada tingkat pembenihan dan pembesaran ada pada pasangan hibrida S-M. Heterosis hibrida S-M di tingkat pembenihan adalah 6,68% (sintasan) dan 2,79% (pertambahan panjang benih), sedangkan di tingkat pembesaran 6,90% (sintasan), 24,03% (pertumbuhan bobot harian) dan -3,79% (konversi pakan). Perkawinan betina Sangkuriang - jantan Masamo mempunyai nilai “heterosis†tertinggi pada semua parameter di tingkat pembenihan dan pembesaran

Downloads

Published

2015-03-31

How to Cite

Nugroho, E., Putra, S., Syahdan, M. A., Mayadi, L., Budileksono, S., & Zulkifli, Z. (2015). EFEK HETEROSIS DARI HIBRIDA IKAN LELE UNGGUL DI NUSA TENGGARA BARAT. Jurnal Riset Akuakultur, 10(1), 33–40. https://doi.org/10.15578/jra.10.1.2015.33-40

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 
Loading...